<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments for napoleao.da.cunha&#039;s blog</title>
	<atom:link href="http://napoleao-da-cunha.blog.ugm.ac.id/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://napoleao-da-cunha.blog.ugm.ac.id</link>
	<description>Just another blog.ugm.ac.id site</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Jan 2012 07:12:26 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.5</generator>
	<item>
		<title>Comment on KEGALAUAN, TERHADAP TOEFL/ACEPT SEBAGAI SYARAT MASUK. by napoleao.da.cunha</title>
		<link>http://napoleao-da-cunha.blog.ugm.ac.id/2012/01/13/kegalauan-terhadap-toeflacept-sebagai-syarat-masuk/#comment-6</link>
		<dc:creator>napoleao.da.cunha</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jan 2012 07:12:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://napoleao-da-cunha.blog.ugm.ac.id/?p=7#comment-6</guid>
		<description>Saya sangat setuju dengan pendapat ban junie</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sangat setuju dengan pendapat ban junie</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on KEGALAUAN, TERHADAP TOEFL/ACEPT SEBAGAI SYARAT MASUK. by junie nursyamza</title>
		<link>http://napoleao-da-cunha.blog.ugm.ac.id/2012/01/13/kegalauan-terhadap-toeflacept-sebagai-syarat-masuk/#comment-5</link>
		<dc:creator>junie nursyamza</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jan 2012 07:08:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://napoleao-da-cunha.blog.ugm.ac.id/?p=7#comment-5</guid>
		<description>kemampuan bahasa inggris sangat diperlukan..namun apabila itu menjadi suatu syarat masuk..maka jangan diterima jika belum lulus..atau diterima tapi diberikan bimbingan sampai mampu berbahasa inggris sesuai standar yang diinginkan..karena sebuah lembaga pendidikan yang berhasil bukannya yang meluluskan orang-orang yang sudah pintar, tapi meluluskan orang-orang yang menjadi pintar..peace..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kemampuan bahasa inggris sangat diperlukan..namun apabila itu menjadi suatu syarat masuk..maka jangan diterima jika belum lulus..atau diterima tapi diberikan bimbingan sampai mampu berbahasa inggris sesuai standar yang diinginkan..karena sebuah lembaga pendidikan yang berhasil bukannya yang meluluskan orang-orang yang sudah pintar, tapi meluluskan orang-orang yang menjadi pintar..peace..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on KEGALAUAN, TERHADAP TOEFL/ACEPT SEBAGAI SYARAT MASUK. by hayke</title>
		<link>http://napoleao-da-cunha.blog.ugm.ac.id/2012/01/13/kegalauan-terhadap-toeflacept-sebagai-syarat-masuk/#comment-4</link>
		<dc:creator>hayke</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jan 2012 06:40:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://napoleao-da-cunha.blog.ugm.ac.id/?p=7#comment-4</guid>
		<description>untuk masalah acept/toefl saya juga merasakannya. Kita diberi kemudahan untuk masuk kuliah di UGM, tetapi dengan syarat harus dapat lulus acept/toefl sesuai dengan waktu yang ditentukan. Lebih parah lagi yang sudah mau wisuda, ketika diberlakukan peraturan baru tersebut maka yang seharusnya sudah bisa wisuda jadi terhambat karena belum lulus acept/toefl. Sangat di sayangkan, padahal yang belum lulus acept/toefl belum tentu dia tidak mampu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>untuk masalah acept/toefl saya juga merasakannya. Kita diberi kemudahan untuk masuk kuliah di UGM, tetapi dengan syarat harus dapat lulus acept/toefl sesuai dengan waktu yang ditentukan. Lebih parah lagi yang sudah mau wisuda, ketika diberlakukan peraturan baru tersebut maka yang seharusnya sudah bisa wisuda jadi terhambat karena belum lulus acept/toefl. Sangat di sayangkan, padahal yang belum lulus acept/toefl belum tentu dia tidak mampu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on KEGALAUAN, TERHADAP TOEFL/ACEPT SEBAGAI SYARAT MASUK. by napoleao.da.cunha</title>
		<link>http://napoleao-da-cunha.blog.ugm.ac.id/2012/01/13/kegalauan-terhadap-toeflacept-sebagai-syarat-masuk/#comment-3</link>
		<dc:creator>napoleao.da.cunha</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jan 2012 06:28:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://napoleao-da-cunha.blog.ugm.ac.id/?p=7#comment-3</guid>
		<description>TOEFL 350 bisa masuk itu yang menjadi kegalauan bagi saya karena tidak ada tindak lanjut yang serius untuk membantu mahasiswa bisa mencapai target TOEFL 450</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>TOEFL 350 bisa masuk itu yang menjadi kegalauan bagi saya karena tidak ada tindak lanjut yang serius untuk membantu mahasiswa bisa mencapai target TOEFL 450</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on KEGALAUAN, TERHADAP TOEFL/ACEPT SEBAGAI SYARAT MASUK. by Bambang Prastowo</title>
		<link>http://napoleao-da-cunha.blog.ugm.ac.id/2012/01/13/kegalauan-terhadap-toeflacept-sebagai-syarat-masuk/#comment-2</link>
		<dc:creator>Bambang Prastowo</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2012 07:46:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://napoleao-da-cunha.blog.ugm.ac.id/?p=7#comment-2</guid>
		<description>Sampai saat ini, content perpustakaan di dunia masih didominasi materi berbasa Inggris. Karena itu kemampuan membacanya mau tidak mau harus kita kuasai.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sampai saat ini, content perpustakaan di dunia masih didominasi materi berbasa Inggris. Karena itu kemampuan membacanya mau tidak mau harus kita kuasai.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

